Penggunaan Metode Inquiri dan Think Pair Share untuk Meningkatkan Kedewasaan Iman Pendidikan Agama Kristen Siswa SMA Negeri 1 Lawang Malang

Pudji Pudji

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kedewasaan iman pelajaran Pendidikan Agama Kristen siswa SMA Negeri 1 Lawang Malang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Data diambil dari seorang guru dan siwa sebanyak 19 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan metode inquiri dan think pair share untuk pada pelajaran Agama Kristen kelas X SMA Negeri 1 Lawang Malang tahun pelajaran 2016/2017 berhasil. Setelah dilakukan pengamatan dan perbaikan pada siklus metode Inquiri, maka terjadi peningkatan kedewasaan iman siswa Kristen SMA Negeri 1 Lawang Malang, khususnya dalam aspek merenungkan Firman Tuhan dan Doa sebagai berikut: (1) kategori “Kurang” yang pada pra siklus Inquiri berjumlah 4 siswa (21%) dapat berkurang menjadi 3 siswa (16%) pada siklus 1 Inquiri, dan dapat dituntaskan menjadi tidak ada (0 %) pada siklus 2 Inquiri, (2) kategori “Cukup” yang pada pra siklus Inquiri berjumlah 7 siswa (37%) dapat berkurang menjadi 6 siswa (32%) pada siklus 1 Inquiri dan pada akhirnya berkurang lagi menjadi 5 siswa (26%) pada siklus 2 Inquiri. (3) kategori “Baik” yang pada pra siklus Inquiri berjumlah 5 siswa (26%) dapat ditingkatkan menjadi 6 siswa (32%) pada siklus 1 Inquiri dan pada akhirnya meningkat lagi menjadi 8 siswa (42%) pada siklus 2 Inquiri, (4) kategori “Sangat Baik” yang pada pra siklus berjumlah 3 siswa (16%) belum ada peningkatan, masih tetap 4 siswa (20%) pada siklus 1 Inquiri dan pada akhirnya meningkat menjadi 6 siswa (32%) pada siklus 2 Inquiri. Sedangkan pada metode Think Pair Share (TPS) terjadi peningkatan kedewasaan iman siswa Kristen SMA Negeri 1 Lawang Malang, khususnya dalam aspek persekutuan dan bersaksi sebagai berikut: (1) kategori “Kurang” yang pada siklus Think Pair Share (TPS) dapat dituntaskan pada tahap siklus 2 Inquiri sehingga sekarang sudah tidak ada lagi (0%), (2) kategori “Cukup” yang pada pra siklus Think Pair Share (TPS) berjumlah 5 siswa (26%) dapat berkurang menjadi 4 siswa (20%) pada siklus 1 Think Pair Share (TPS) dan pada akhirnya berkurang lagi menjadi 1 siswa (5%) pada siklus 2 Think Pair Share (TPS), (3) kategori “Baik” yang pada pra siklus Think Pair Share (TPS) berjumlah 8 siswa (42%) dapat ditingkatkan menjadi 9 siswa (55%) pada siklus 1 Think Pair Share (TPS) dan pada akhirnya meningkat lagi menjadi 11 siswa (58%) pada siklus 2 Think Pair Share (TPS), (4) kategori “Sangat Baik” yang pada pra siklus Think Pair Share (TPS) berjumlah 6 siswa (32%) belum ada peningkatan, sehingga masih tetap 6 siswa (25%) pada siklus 1 Think Pair Share (TPS) dan pada akhirnya meningkat menjadi 7 siswa (37%) pada siklus 2 Think Pair Share (TPS).


Full Text:

PDF

References


Alkitab Perjanjian Baru Yunani – Indonesia. 1989. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Alkitab. 1990. Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Budyo Pantoro. 2008. Sintaksis Bahasa Yunani Perjanjian Baru. Malang: Sekolah Tinggi Alkitab Nusantara.

Warren W. Wiersbe. 2001. Kaya di dalam Kristus. Bandung: Kalam Hidup. Cet.IV.

Miles, M. B., & Hubermen, A.M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Universitas Indonesia, Jakarta.

Taggart, Robin, Mc. 1991. Action Research a Short Modern History. Geelong, Victoria: Deakin University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen

Creative Commons License
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.stipakdh.ac.id/index.php/didaktikos.

DIDAKTIKOS telah terindeks pada situs:

     
Online ISSN: 2621-2110

Copyright© DIDAKTIKOS 2018-2020. All Rights Reserved.